Goodyear Indonesia Siap Luncurkan Ban Khusus untuk Mobil Listrik Bulan Juli -->

Iklan Atas

Goodyear Indonesia Siap Luncurkan Ban Khusus untuk Mobil Listrik Bulan Juli

Sabtu, 29 Juni 2024

Ban mobil listrik


Jakarta - PT Goodyear Indonesia akan segera meluncurkan ban khusus untuk mobil listrik pada bulan Juli 2024 mendatang.


Arfianti Puspitarini, Kepala Pemasaran Goodyear Indonesia, menyatakan bahwa perusahaan mereka menghadapi tantangan terkait kuota impor hingga pertengahan tahun ini.


"Kami mengalami kendala dengan kuota impor. Selama enam bulan pertama, kami tidak mendapatkannya. Meskipun barang-barang sudah tiba di Tanjung Priok, kami baru bisa merilisnya pada bulan Juni lalu," kata Arfianti di Jakarta belum lama ini.


Goodyear Indonesia memastikan bahwa ban untuk mobil listrik akan tersedia di pasar pada bulan Juli mendatang.


"Ban untuk kendaraan listrik akan siap di pasaran bulan Juli, kurang lebih begitu," ujarnya.


Namun, Arfianti enggan mengungkapkan harga jual ban tersebut.


Ia juga menjelaskan bahwa ban untuk mobil listrik diproduksi di pabrik di China dengan ukuran mulai dari 18 inci ke atas.


"Kami akan memasuki segmen seperti Ioniq 5 atau Ioniq 6, dan kami juga akan memasok ban ini ke Tesla secara global," tambahnya.


Arfianti menjelaskan bahwa terdapat setidaknya tiga perbedaan utama antara ban untuk mobil listrik dan mobil bensin.


"Pertama, mobil listrik mencari torsi instan, jadi ban harus siap menerima torsi tersebut tanpa menimbulkan hambatan," kata Arfianti.


Selain itu, mobil listrik dikenal sunyi dan tidak berisik seperti mobil bensin, sehingga ban yang digunakan harus senyap.


"Kedua, mobil listrik tidak menghasilkan suara, jadi kita perlu mengembangkan ban yang tidak mengganggu kesunyian tersebut," jelasnya.


Yang ketiga adalah keberlanjutan. Mobil listrik adalah kendaraan ramah lingkungan, sehingga ban yang digunakan juga harus dirancang dengan prinsip yang sama.


"Dalam hal keberlanjutan, kami merancang ban yang ramah lingkungan dan tahan lama sesuai dengan karakter EV," tuturnya.(BY)