![]() |
| Kuliat dan produk kerajinan di salah satu stand. |
Pd. Panjang, fajarsumbar.com - Tidak hanya menjadi ajang olahraga dan wisata, Gowes Fun Adventure di kawasan Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) Padang Panjang (19/4), juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal melalui hadirnya beragam stan kuliner dan produk kerajinan khas daerah.
Sejak pagi hari, kawasan PDIKM dipadati pengunjung dan peserta gowes dari berbagai daerah yang turut menikmati aneka sajian kuliner serta produk handicraft yang ditampilkan pelaku usaha lokal.
Berbagai produk unggulan hadir meramaikan kegiatan tersebut. Untuk kategori kuliner, sejumlah pelaku usaha yang ambil bagian di antaranya Aurora Sweet, Raka Thai Tea, Taka, Sempol, Sekukis, Rumah Susu Padang Panjang, Keripik Talas Upik, Risoles Made, serta Dapur Bunchi.
Sementara untuk produk kerajinan atau handicraft, stan yang ikut berpartisipasi meliputi Mellcraft, Minang Kayo, Rumah Songket Guci, Batik Canting Asasi, hingga Asraf Batik.
Produk-produk yang ditampilkan tidak hanya menarik dari sisi rasa dan kualitas, tetapi juga memiliki nilai kreativitas dan ciri khas lokal yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain warga dan peserta gowes, Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga turut mengunjungi stan-stan UMKM.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal, Walikota bersama Forkopimda meninjau satu per satu stan, berdialog langsung dengan para pelaku UMKM, sekaligus membeli berbagai produk yang dipasarkan.
Wako Hendri Arnis menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif para pelaku UMKM yang turut menyukseskan event Gowes Fun Adventure.
“Kami akan terus mendukung dan men-support UMKM agar terus berkembang. Alhamdulillah, hari ini kita melihat sendiri bagaimana ramainya stan-stan yang ada. Ini menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara iven olahraga, pariwisata, dan UMKM menjadi strategi efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas promosi produk lokal.
“Kita ingin setiap iven yang digelar tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. UMKM harus menjadi bagian utama dalam setiap kegiatan,” tambahnya. (syam)
Komentar