![]() |
| Bupati John Kenedy Azis resmikan Masjid Raya Ali Mukhni ditandai dengan penandatanganan prasasti didampingi Wabup Rahmat Hidayat, unsur Forkopimda, dan Rena Sofia, istri almarhum Ali Mukhni, Ketua TP PKK dan Ketua GOW Padang Pariaman, Jum'at 24 April 2026 |
Parik Malintang - Langkah khidmat itu akhirnya tiba. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman meresmikan Masjid Raya IKK Ali Mukhni, di Parik Makintang, pada Jumat (24/04/2026), sebuah penegasan bahwa jasa seorang pemimpin tak akan hilang ditelan waktu.
Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati John Kenedy Azis, di tengah suasana haru dan penghormatan mendalam terhadap sosok almarhum Ali Mukhni.
Di antara deretan tamu undangan, tampak hadir istri almarhum, Rena Sofia, bersama keluarga besar. Turut mendampingi, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara, unsur Forkopimda, kepala OPD, hingga ASN Pemkab Padang Pariaman.
Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penghormatan atas jejak panjang pengabdian yang ditinggalkan.
Bupati John Kenedy Azis menyebut, masjid ini bukan sekadar bangunan megah yang berdiri di kawasan perkantoran. Ia lahir dari gagasan besar seorang pemimpin yang memahami bahwa pembangunan tak hanya soal fisik, tetapi juga spiritual.
Ali Mukhni, yang pernah menjabat sebagai Wakil Bupati dan Bupati dua periode, dinilai telah meletakkan fondasi penting bagi arah pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, John Kenedy Azis menegaskan bahwa kepemimpinan almarhum dikenal kuat, visioner, dan konsisten dalam mendorong kemajuan.
Banyak capaian yang kini dirasakan masyarakat Mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik, berakar dari kebijakan yang dirintis semasa kepemimpinannya.
Salah satu warisan paling nyata adalah pengembangan kawasan pusat pemerintahan, termasuk gagasan menghadirkan masjid sebagai pusat spiritual.
Di titik itulah nilai-nilai keagamaan diposisikan sejajar dengan pembangunan duniawi. Sebuah pendekatan yang menegaskan bahwa kemajuan sejati tak bisa dilepaskan dari keseimbangan antara keduanya.
Penamaan masjid ini, menurut Bupati John Kenedy Azis, bukan sekadar simbol penghormatan. Ia adalah pengingat kolektif agar semangat pengabdian terus hidup.
Masjid Raya IKK Ali Mukhni diharapkan menjadi pusat pembinaan umat, ruang lahirnya generasi berakhlak, sekaligus tempat meneguhkan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Rena Sofia isteri dari almarhum Ali Mukhni menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan tersebut. Baginya, penamaan ini bukan hanya tentang mengenang, tetapi juga melanjutkan cita-cita yang pernah diperjuangkan almarhum.
Ia berharap masjid tersebut benar-benar menjadi tempat yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Peresmian ditutup dengan penandatanganan prasasti. Ini sebuah momen sederhana namun sarat makna.
Dari titik itu, nama Ali Mukhni tidak lagi hanya hidup dalam ingatan, tetapi juga terpatri pada sebuah rumah ibadah yang akan terus berdiri, menyuarakan nilai pengabdian lintas generasi.(saco)
Komentar