Revolusi Mental ASN Sawahlunto: Riyanda Putra Tuntut Dampak Nyata, Bukan Sekadar Kerja! -->

AdSense New

Revolusi Mental ASN Sawahlunto: Riyanda Putra Tuntut Dampak Nyata, Bukan Sekadar Kerja!

Senin, 13 April 2026
Pastikan layanan responsif, Wali Kota Riyanda Putra berdialog dengan petugas Dishub Sawahlunto dalam rangkaian pemantauan kinerja ASN. (foto/yudha ahada)


Sawahlunto, fajarsumbar.com — Mengawali pekan kedua di bulan April, pucuk pimpinan Pemerintah Kota Sawahlunto melakukan langkah konkret guna memastikan mesin birokrasi bergerak dalam ritme yang optimal. Pada Senin, 13 April 2026, Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, didampingi Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, melaksanakan inspeksi mendadak serta pemantauan mendalam terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). 


Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kepemimpinan daerah dalam menjamin bahwa kualitas pelayanan publik tidak hanya sekadar berjalan, tetapi benar-benar hadir secara responsif dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.


​Kehadiran orang nomor satu dan nomor dua di Sawahlunto ini menyasar titik-titik krusial pelayanan dan administrasi, yakni Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Dalam peninjauan tersebut, perhatian tidak hanya tertuju pada kehadiran fisik pegawai, namun juga menyentuh aspek fundamental seperti efektivitas aktivitas kerja, kondisi kebersihan serta fungsionalitas ruang kantor, hingga ketersediaan fasilitas pendukung yang menjadi instrumen utama dalam memberikan layanan prima.


​Di sela-sela pemantauan, suasana cair tercipta saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota memilih untuk berdialog langsung dengan para ASN di meja kerja mereka. Diskusi dua arah ini dimanfaatkan untuk menghimpun data kualitatif mengenai dinamika birokrasi, hambatan teknis yang sering ditemui, hingga aspirasi dari akar rumput pemerintahan. Data-data lapangan tersebut nantinya akan diolah sebagai fondasi dalam merumuskan kebijakan penguatan birokrasi yang lebih presisi dan tepat sasaran di masa mendatang.


​Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, menegaskan bahwa integritas dan kecepatan kerja adalah harga mati bagi setiap aparatur di lingkungan pemerintahannya. Ia menginginkan adanya transformasi mentalitas dari sekadar menjalankan rutinitas menjadi kerja yang berorientasi pada hasil nyata.


​"Aparatur kita harus mampu menjadi sosok yang adaptif terhadap perubahan zaman dan responsif terhadap keluhan warga. Saya tidak ingin melihat ada program yang hanya bagus di atas kertas tetapi minim dampak di masyarakat. Setiap gerak birokrasi harus bermuara pada percepatan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sawahlunto secara luas," tegas Riyanda Putra saat memberikan arahan di sela pemantauan.


​Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menambahkan bahwa pengawasan secara langsung seperti ini akan terus dilakukan secara berkala. Menurutnya, konsistensi kinerja birokrasi memerlukan pemantauan yang berkelanjutan agar tidak terjadi penurunan standar kualitas layanan. Pengawasan ini bukan bertujuan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai upaya pembinaan agar setiap perangkat daerah memiliki kesadaran tinggi akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.


​Melalui peninjauan di Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo, serta Kesbangpol ini, Pemerintah Kota Sawahlunto mengirimkan pesan kuat bahwa transparansi dan efisiensi adalah pilar utama dalam masa kepemimpinan mereka. Dengan memastikan fasilitas kantor yang memadai dan sumber daya manusia yang berdedikasi, diharapkan indeks kepuasan masyarakat terhadap pemerintah daerah terus meningkat seiring dengan visi besar pembangunan kota yang lebih maju dan terintegrasi. (ton)