![]() |
| Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman, seleksi GTK hebat untuk maju ke Provinsi Sumatera Barat |
Padang Pariaman - Sebanyak 80 guru dan tenaga kependidikan (GTK) di Padang Pariaman berebut 13 tiket untuk menjadi wakil daerah pada ajang apresiasi GTK tingkat provinsi. Seleksi ketat itu digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Padang Pariaman melalui Bidang Pembinaan SMP dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Apresiasi GTK Hebat 2026 di RM Samba Lado, Rabu (30/9/2026).
Seleksi yang berlangsung hingga 1 Oktober 2026 tersebut menjadi tindak lanjut arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terkait Sosialisasi Penghargaan GTK 2026.
Kepala Disdikbud Padang Pariaman Hendri menegaskan, daerah ingin mengirimkan sosok yang tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga transformatif, inovatif dan memiliki dedikasi kuat dalam dunia pendidikan.
Komposisi peserta berasal dari tiga jenjang pendidikan. Sebanyak 30 GTK PAUD, 20 GTK SD dan 30 GTK SMP mengikuti proses kurasi yang dikawal Bidang Pembinaan SMP. Dari jumlah tersebut, panitia akan menetapkan 13 GTK terbaik untuk membawa nama Padang Pariaman ke tingkat provinsi.
Seleksi dibagi dalam dua kategori utama, yakni Transformatif dan Dedikatif. Pesertanya mencakup berbagai profesi pendidikan, mulai guru, kepala sekolah, pengawas, tenaga kependidikan, pamong, tutor hingga penilik.
Skema ini dirancang untuk menjaring figur yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam mendorong perubahan dan kemajuan pendidikan. Representasi setiap jenjang juga menjadi perhatian.
Untuk kategori prioritas, masing-masing bidang PAUD, SD dan SMP akan memiliki satu wakil utama. Pola tersebut diharapkan menjaga keseimbangan sekaligus memperluas peluang lahirnya figur pendidikan unggulan dari berbagai jenjang.
Mengusung tema “Bergerak Bersama, Menginspirasi Sesama melalui Apresiasi GTK Transformatif dan Dedikatif”, ajang ini tidak sekadar menjadi arena kompetisi. Disdikbud Padang Pariaman menjadikannya sebagai ruang untuk mengangkat praktik baik, inovasi dan dedikasi para pendidik yang selama ini bekerja di garis depan pendidikan.
Dari 80 peserta, hanya 13 nama yang akan melaju membawa Padang Pariaman ke tingkat provinsi. Seleksi ini sekaligus menjadi momentum untuk membuktikan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya dibangun melalui kebijakan. Tetapi juga melalui guru dan tenaga kependidikan yang berani berinovasi, berdedikasi dan memberi dampak nyata bagi peserta didik.(saco)
Komentar