IPSI Padang Juara Umum Pencak Silat Porprov XVI Sumbar, Sabet 8 Emas -->

Iklan Atas

IPSI Padang Juara Umum Pencak Silat Porprov XVI Sumbar, Sabet 8 Emas

Jumat, 09 Oktober 2026
.


Lima Puluh Kota, fajarsumbar.com - Kontingen Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Padang tampil gemilang pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Berlaga di Aula Kampus Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (Politani), Kabupaten Lima Puluh Kota, Kamis (8/10/2026), para pesilat Kota Padang sukses mengumpulkan delapan medali emas, satu perak, dan empat perunggu.


Hasil tersebut memastikan Kota Padang keluar sebagai juara umum cabang olahraga pencak silat. Raihan delapan medali emas menjadi bukti kontribusi para atlet dalam mengharumkan nama daerah sekaligus memperkuat posisi kontingen Kota Padang dalam persaingan Porprov XVI Sumbar 2026.


Delapan emas itu dipersembahkan Azizul Hakim dari kelas B, Rheydo Shabililah kelas D, M. Tri Bintang Syanu kelas F, Muhammad Safrizal kelas G, dan Muliyono kelas J. Dari nomor putri, Zahra Fadli meraih emas kelas D dan Winda Novi Yalni dari kelas C. Sementara nomor ganda putra menyumbangkan emas melalui pasangan Shaadiq Firaas Yulson dan Shiddiq Firaas Yulson.


Selain emas, Wahdi Ahda menyumbangkan medali perak dari kelas I. Empat medali perunggu diraih Muhammad Waahid Abdul Aziz pada kelas C, Farid Mardatillah kelas H, serta masing-masing satu medali dari nomor tunggal putra dan beregu putra. Keseluruhan hasil tersebut menjadi buah perjuangan atlet bersama pelatih dan ofisial selama mengikuti kompetisi.


Ketua Umum IPSI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah bertanding maksimal. Didampingi Sekretaris Umum IPSI Kota Padang, Hendri Aji, ia menyampaikan terima kasih kepada atlet, pelatih, ofisial, keluarga, dan semua pihak yang ikut mendukung pencapaian tersebut. Menurutnya, gelar juara umum merupakan hasil kerja bersama dalam mempersiapkan pesilat menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi.


Zulhardi mengingatkan para atlet agar tidak cepat berpuas diri. Prestasi Porprov, katanya, harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas latihan dan kemampuan bertanding agar mampu bersaing pada kejuaraan yang lebih tinggi. 


Sebelum dan selama pertandingan, monitoring juga dilakukan jajaran KONI Kota Padang, di antaranya Bendahara Umum Zulhardi Z. Latif bersama Wakil Sekretaris Umum III Dedi Prima Maha Rajo Dirajo dan Wakil Sekretaris Umum VI Yuherdi, untuk memantau perjuangan serta perkembangan atlet.


Keberhasilan IPSI Kota Padang meraih delapan emas, satu perak, dan empat perunggu diharapkan menjadi pijakan bagi pembinaan pencak silat secara berkelanjutan. Evaluasi hasil pertandingan dan peningkatan program latihan menjadi langkah penting agar prestasi tersebut dapat dipertahankan, sekaligus membuka peluang bagi pesilat Kota Padang untuk membawa nama Sumatera Barat ke tingkat nasional.(*)