![]() |
| Rapat ebaluasi terahir tahapan Pilwana serentak menjelang pencoblosan bersama wakil Bupati, Sekdakab, Ass, camat, KPU, TNI, POLRI dan OPD terkait. (Abg) |
Hadir pada acara rapat evaluasi itu selain instansi terkait, hadir wakil bupati, Sekdakab, Ass 1, kepala Dinas Sosial dan PMD, ketua KPU, Devisi Hukum KPU Solsel, Camat se Solok Selatan, TNI, Polri. Senin (5/10/2026)
Kepala Dinas Sosial PMD Solok Selatan Nurhayati dalam laporannya mengatakan, setiap tahapan tahapan Pilwana serentak sudah di laksanakan secara transparan dan lancar, hanya saja ada beberapa kendala permasalahan di lapangan.
Untuk beberapa nagari ada permasalahan seperti surat masuk gugatan bagi Bacalon diakui memang ada yang masuk, dan persoalan lainya, namun itu tidak menghambat jalanya pelaksanaan proses demi proses.
Hari ini kami merencanakan pengiriman atau mendistribusikan kotak dan surat suara untuk daerah yang sulit di jangkau seperti di Kecamatan Sangir Batang Hari, ada tiga nagari yang haris cepat pengiriman, Lubuk Ulang Aling Tengah, Lubuk Ulang Alin Selatan dan Lubuk Ulang Aling.
Proses pengirimannya langsung di kawal oleh aparat kemanan tim pilwana terdiri dari P2WN, camat, kami menyediakan aparat keamanan sebanyak 209 personil di bagi setiap nagari
Ketua KPU Solok Selatan Ade Krinia Zely mengatakan, Jangan nanti sampai ada kesalahan seperti tertukar surat suara, antar nagari dan pastikan pemilih sudah terdata, sehingga nanti tidak ada permasalahan dan gugatan.
Terkait dengan ada DPT dinPauh Duo belum terdata, panitia agar segera menyelesaikan ke 37 DPT itu sebelum pencoblosan.
Wabup Solok Selatan Yulian Efi dalam arahannya saat pimpin rapat evaluasi juga kembali mengingatkan seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak yang akan dilaksanakan di Kabupaten Solok Selatan, tinggal dua hari lagi.
Yulian Efi menekankan bahwa suksesnya Pilwana tidak hanya diukur dari terlaksananya proses pemilihan, tetapi juga dari terjaganya keamanan, ketertiban dan suasana kondusif di tengah masyarakat.
Ia meminta ASN tetap menjalankan tugas secara profesional dan menjaga netralitas, sementara masyarakat diharapkan menggunakan hak pilih secara bijak serta menghormati perbedaan pilihan.
"Pilwana adalah bagian penting dari proses demokrasi di nagari. Mari kita sukseskan bersama, jaga keamanan dan jangan sampai perbedaan pilihan memecah persatuan kita," tegasnya.
Walaupun dalam tahapan dari awal ada beberapa permasalahan, ada juga yang melayangkan gugatan ketidak senangan dan sebagainya itu segera di selesaikan dan hal itu merupakan hal yang biasa dalam pertarungan. (Abg)
Komentar