Padang

Fajar Terkini

Sumbar

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Lima Keluarga TNI AU Mengalami Lakalantas, Jasa Raharja Jamin Biaya Perawatan

Diposkan oleh On Juni 13, 2018

>


Padang, fajarsumbar.com - Lima sekeluarga harus dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan lalulintas, Senin (11/6/2018) sekira pukul 04.45 di jalan Lintas di Dharmasraya.

Kelimanya yang juga keluarga anggota TNI AU tersebut kini di rawat di rumah sakit M. Djamil Padang dan Ropana Suri. Salah satu di antaranya mengalami patah tulang. Semua korban ditanggung biaya perawatannya oleh PT. Jasa Raharja Sumbar maksimal Rp20 juta.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sumbar, Bambang Panular melalui siaran persnya diterima, Rabu (13/6/2018) menyebutkan kecelakaan lalu lintas itu terjadi Senin (11/6) sekira pukul 04.45 WIB.

Kecelakaan itu terjadi di  jalan lintas Sumatera KM 1,5 Pulau Punjung depan bofet Denai, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya.

Sebelum terjadinya laka lantas kendaraan Truk Hino Nopol B 9760 CU (pengemudi melarikan diri ) datang dari arah Koto Baru menuju Padang kemudian sesampai TKP,  truk Hino tersebut berhenti parkir di badan jalan sebelah kiri arah Padang.

Beberapa saat kemudian dari arah yang sama dari arah belakang kendaraan truk datang kendaraan Daihatsu Terios Nopol B 1671 TFC yang dikemudikan  Sadi diperkirakan dengan kecepatan tinggi dan sang sopir diduga mengantuk kemudian menabrak bagian belakang truk. Akibat dari kecelakaan tersebut minibus Daihatus Terios rusak berat.

Sementara pengemudinya Sadi (53) yang juga  anggota TNI AU dengan alamat Jalan Candra No 724 Halim Perdana Kusuma Jaktim mengalami luka luka, robek pada dagu, mata lebam, telinga sebelah kirinya mengeluarkan darah

Sementara penumpangnya  Debi (23) menderita luka lebam pada bagian wajah dan patah kaki sebelah kanan. Maizarni (53)  menderita luka robek pada kepala bagian atas, Maisa (23) menderita luka robek pada kepala bagian atas.

Semua korban biaya perawatannya ditanggung Jasa Raharja maksimal tanggungan Rp20 juta.(andri)

Anggota DPRD Antarkan Bantuan Tengah Malam

Diposkan oleh On Juni 12, 2018

>


Limbanang, fajarsumbar.com - Gayanya seperti sayyidina Umar bin Khattab. Mengetuk pintu rumah, membangunkan penghuninya. Lalu diberikanlah bantuan yang dia bawa.

Bantuan itupun diturunkannya sendiri dan di bawanya ke dalam rumah, sendiri pula. Itulah yang dilakoni Anggota DPRD Limapuluh Kota, Putra Satria Veri.

"Bantuan ini saya bawa dan serahkan sendiri dengan harapan menjadi saksi di yaumil akhir. Semoga kepedulian ini menjadi motivasi tersendiri bagi anak-anak panti ini," ujar anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Limapuluhkota itu, Selasa (12/6) dinihari.

Dikatakan Satria Veri bahwasanya bantuan itu bukan semata berasal dari dirinya. Banyak pula donasi dari para perantau. Kepercayaan perantau itulah yang hendak dipeliharanya.

Satria Veri mengapresiasi kehadiran Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa dan Anggota DPRD Sumbar H. Yulfitni Djasiran dalam aksi peduli yang dia gagas. "Alhamdulillah kegiatan ini telah rutin kami lakukan. Jumlah donatur pun makin banyak," ujarnya.

Bantuan yang diserahkan ke penghuni Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Balai Talang berupa seperangkat alat sekolah. Uniknya Veri mempersilahkan anak-anak panti memilih warna tas yang mereka sukai.

Apa yang dilakukan Veri, sangat dipuji Ermawati (pengasuh panti) dan Andini Putri (penghuni panti). Bantuan tas dan perangkat sekolah yang diserahkan Veri sangat menggembirakan Andini dan anak panti lainnya.

"Tas baru dan perangkat sekolah baru sangat menggembirakan kami. Memberi motivasi dalam menuntut ilmu. Semoga bapak sehat, murah rezeki, makin peduli dan terpilih lagi," ujarnya.

Sebelumnya, di Masjid Nurul Islam Balai Kandis Nagari VII Koto Talago, Veri menyerahkan paket sembako bagi para lansia di sekitar masjid. Masing-masingnya menerima minyak goreng, beras, gula, kacang padi, sarden, mentega, tepung dan lainnya. Beras saja, tiap lansia mendapat 30 kg. (andri)

Meski Libur Lebaran, Jasa Raharja Tetap Bayarkan Santunan

Diposkan oleh On Juni 12, 2018

>


Padang, fajarsumbar.com -  PT Jasa Raharja sebagai perusahaan yang menjamin korban kecelakaan lalu lintas berperan aktif melalui kegiatan pelayanan dalam periode lebaran 1439 H dengan tugas pokok melakukan monitoring terjadinya kecelakaan.

Selain itu terus memantau korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit/puskesmas, melakukan koordinasi dengan mitra kerja dan mengambil langkah pelayanan untuk melengkapi dokumen persyaratan guna mempercepat proses pembayaran dana santunan.

Menurut Kacab PT Jasa Raharja Sumbar, Bambang Panular melalui siaran pers yang diterima menyebutkan,
berkat sinergi yang kuat dengan mitra terkait, Jasa Raharja tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terkait kecepatan dalam membayarkan santunan kecelakaan lalu lintas meskipun dalam periode Libur Lebaran.

Selasa (12/6), Jasa Raharja Sumbar menyerahkan santunan meninggal dunia total Rp. 200 juta. Santunan diserahkan kepada empat ahli waris untuk kasus kecelakaan yang berbeda.

Bambang menjelaskan, meskipun libur lebaran Jasa Raharja tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat berkat sinergi yang baik dengan mitra perbankan.

Jasa Raharja bekerjasama dengan BRI melalui sistem pembayaran santunan secara online dengan aplikasi bernama CMS (cash management system) BRI.

"Jadi bagi korban kecelakaan yang sudah memiliki buku tabungan, dana santunan akan ditransfer langsung melalui aplikasi CMS tersebut.

Selain itu bagi korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit, Jasa Raharja memberikan surat jaminan (guarantee letter) kepada rumah sakit maksimal Rp20 juta melalui petugas yang tetap siaga selama libur lebaran. (andri)

Semua Jalan Provinsi  Layak Dilewati

Diposkan oleh On Juni 11, 2018

>



Padang, fajarsumbar.com - Gubernur Irwan Prayitno memastikan, seluruh jalan kabupaten, provinsi, maupun jalur nasional yang ada di Sumbar, bisa dilewati saat mudik lebaran. Jika ada yang kurang nyaman, itupun masih bisa dilewati hanya karena sedang dalam pengerjaan.

“Dinas PUPR melakukan perbaikan dan perawatan jalan provinsi agar layak dilewati pemudik,”katanya.

Beberapa ruas jalan yang dilaporkan masih berlubang dan terban seperti di pinggiran Danau Singkarak yang merupakan jalan lintas Sumatera, menjadi catatan untuk segera diperbaiki.

“Nanti kami cek lagi. Intinya, jalan di Sumbar harus baik menjelang arus mudik,” katanya.

Untuk kenyamanan pemudik lebaran Irwan berharap masyarakat jangan terlalu eforia. Harus berhati-hati di jalan. Harus memperhatikan kondisi jalan, baik titik macet dan rawan longsor.

“Kita sudah berikan informasi terkait kondisi jalan, baik jalur alternatif dan titik rawan longsor,”sebutnya. (yose)

SMP Sungai Sariak Santuni 100 Yatim

Diposkan oleh On Juni 11, 2018

>


Padang, fajarsumbar.com - Beberapa hari jelang lebaran 1439 H Alumni SMP Standar Sungai Sariak kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap para yatim. Tak hanya itu, beberapa Anak dan orang kurang mampu baik masyarakat umum apalagi keluarga alumni mereka santuni.

“Alhamdulillah tahun ini kawan-kawan alumni kembali dapat berbagi dengan sesama. Tahun ini kami menyantuni 100 anak yatim dan orang kurang mampu,” ujar Ketua A88 Korwil Sumbar, Hendri Gusvira, Sabtu (9/6).

Hendri menyatakan donasi datang dari eksponen A88 di perantauan. Aksi peduli dari rantau ini dimotori Ketum A88 SMP Standar Sungai Sariak, Suardi Dt. Rajo Magek. Sang Datuk mendapat sokongan dari Dr Ermawati, H. Jafar, H. Julius, Joni Syafrijon, Kasmaboti, Muzaidin, Asiah, Amran, Zul Amri dll.

Diungkapkan Hendri bahwa dia diminta Ketua Umum untuk melaksanakan kegiatan dan memastikannya tepat sasaran. Ketum ingin alumni di Korwil Sumbar merangkul seluruh rekan-rekan alumni. Terlebih mereka yang kurang mampu, sebab biasanya alumni yang merasa nasibnya kurang beruntung lebih menarik dirinya dari pergaulan sesama alumni.

“Ini tujuan bersama kami. Semoga dengan cara mengajak mereka buka bersama dan menunjukkan perhatian khusus, mereka merasa alumni ada dan mampu menyatukan semua anggota,” ujar mantan anggota dewan tersebut.

Hendri bersama rekannya Jonifriadi, Sapri Anas berusaha keras mencari keberadaan alumni dan kondisi mereka. Alumni yang paling membutuhkan, itu yang lebih diutamakan. Anak yatim jadi prioritas, karena Hendri dan kawan-kawan tak mau dianggap orang yang mendustakan agama.

"Tahun ini kami berhasil mengumpulkan donasi Rp25 juta dan telah diserahkan dalam kesempatan buka bersama di Rumah Makan Bunga Tanjung di Bissati Sungai Sariak," pungkasnya. (andri)

Saling Berbagi Bulan Ramadhan, Forgett Santuni Anak Yatim

Diposkan oleh On Juni 10, 2018

>

Ketua Forgett Zalfitra menyerahkan santunan disaksikan Kadisdik Padang Barlius dan anggota Komidi IV DPRD Padang di aula Islamic Centre Masjid Agung Nurul Iman, kemarin

Padang, fajarsumbar.com -  Kepala Sekolah dan guru PNS di lingkungan Pemko Kota Padang diharapkan saling berbagi dengan menyisihkan gaji dan THR yang diberikan kepada keluarga GTT/PTT yang anaknya jadi yatim piatu. GTT/PTT itu hingga saat ini jumlahnya  mencapai 3.000 orang.

Santunan itu diharapkan dapat  menjalin tali silaturrahmi antara sesama tenaga pendidik baik itu PNS dan non PNS di lingkungan Pemko Padang.

Harapan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Padang,  Barlius pada acara penyerahan santunan untuk anak yatim/piatu anggota forum guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (Forgett),  di Aula Islamic Centre, Masjid Agung Nurul Iman Padang, kemarin.

Acara tersebut juga dihadiri  Iswandi Mukhtar anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, bidang Pendidikan seluruh anggota Forgett serta  anak yatim piatu dan para yang menerima santunan.

Barlius menyebutkan sehubungan THR yang diterima guru PNS jumlahnya cukup besar dalam bentuk gaji 14 dan berikutnya juga akan menerima gaji 13  pada akhir Juni ini dengan jumlah yang sama. "Tidak ada salahnya untuk berbagi dengan saudara kita para guru non PNS pada bulan Ramadhan ini sebab APBD kita belum sanggup untuk membayar THR para GTT/PTT yang jumlahnya mencapai 3.000 orang tersebut," ujarnya.

Sementara itu oleh Iswandi Mukhtar anggota anggota Komisi IV DPRD Kota Padang, bidang Pendidikan mengatakan, sangat salut dan bangga dengan Forgett yang peduli sesama yang dilakukan pengurus di bawah arahan ketuanya untuk berbagi dengan anggota yang kurang mampu, walaupun mereka sendiri juga dalam kondisi yang sama tidak mendapat THR dari Pemko ditambah lagi honor/gaji yang diterima sangat minim sebagai seorang tenaga pendidik, ujarnya.

Dikatakan, sudah selayaknya para guru PNS yang ada di Padang ini meniru program itu, agar pada hari yang Fitri nanti bisa sama-sama merasakan kebahagaiaan antara sesama tenaga pendidik, sehingga akan menambah eratnya hubungan tali  silaturrahmi antara guru non PNS dan PNS di Padang. "Begitu indahnya nikmat berbagi dalam mencerdaskan kehidupan generasi masa depan kelak," ujar Iswandi.

Iswandi berupaya akan terus membantu dan mendukung segala kegiatan Forgett ke depannya baik itu dibidang materil dan moril.  "Program berbagi ini saya mewakili masyarakat Padang memberi apresiasi yang dalam terhadap kegiatan yang luhur ini kepada seluruh pengurus Forgett," ungkapnya.

Sementara itu Ketua Forgett Zalfitra menyebutkan kali ini jumlah anak yatim dan piqtu di santuni sebanyak 49 orang. Masing-masingnya diberi santunan Rp250 ribu. Hal itu dilakukan sebagai ujud kepedulian antar sesamanya. (andy)

Guru TPQ/TQA Padang Selatan Dilatih, Hindari 'Mencokok' Qori Daerah Lain

Diposkan oleh On Juni 07, 2018

>

Sekcam Padang Selatan, Robert Chandra Putra saat membuka pelatihan
guru TPQ)/TQA se-kecamatan di aula kantor camat setempat, Kamis (7/6).

Padang, fajarsumbar.com - Pemerintah Kecamatan Padang Selatan harus mempersiapkan qori dan qoriah sejak dini. Harapannya, bila ada lomba MTQ peserta harus warga dari Padang Selatan, jangan ditemui lagi kelurahan 'mencokok' kafilah dari daerah lain.

Harapan itu disampaikan camat yang diwakili Sekcam Robert Chandra Putra saat membuka pelatihan guru TPQ)/TQA se-Kecamatan Padang Selatan di aula kantor camat setempat, Kamis (7/6).

"Kita harus mempersiapkan qori dan qoriah sejak dini. Jangan ditemui lagi peserta lomba MTQ bukan dari Padang Selatan seperti kasus-kasus sebelumnya," ujar Robert yang mengaku pernah bertugas di Lubuk Basung tersebut.

Robert yang sudah empat tahun menjalankan tugas di Padang Selatan, mengaku sangat kecewa pada lomba MTQ Nasional yang ke-38 tingkat kecamatan, beberapa waktu lalu. Sebab ada perwakilan kelurahan yang 'mencokok' qori dan qoriah dari daerah lain.

Lebih kecewanya lagi, qori dan qoriah yang sama juga ikut pula berlomba MTQ di kecamatan lain di Padang. "Saya pernah tanya salah seorang qori karena berdasarkan KK-nya mereka berasal dari salah satu daerah. Dengan polosnya, yang bersangkutan mengaku ikut pula bertanding di kecamatan lain," jelas Robert yang pada MTQ ke-38 tingkat kecamatan menjadi ketua panitia.

Banyaknya kasus seperti itu ditemui di Padang, Pemko berencana akan membuat data base para qori dan qoriah yang dinamai dengan e-MTQ. Jika program itu terlaksana para qori dan qoriah akan tercatat dimana mereka berdomisili, sehingga qori dari Padang Selatan tidak bisa dicokok di kecamatan lain. Begitu pula sebaliknya, sebab mereka sudah terakses di data base tersebut.

Jika tetap mempertahankan pola seperti yang lalu, yang akan rugi kecamatan itu sendiri. Sebab mereka sudah susah-susah melatih dan mengasah qori dan qoriah, tapi yang dilatih itu bukan anak dari daerahnya. "Ini kan yang rugi kita sendiri,  saya berharap ke depan tidak lagi ditemui kasus seperti ini," tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya pelatihan guru TPA/TQA mutu guru ngaji itu semakin baik dan berkualitas, sehingga akan berimbas pada murid. "Jadikanlah pelatihan ini menjadi barometer kebangkitan Padang Selatan pada MTQ ke depan. Jika guru ngajinya bermutu dan berkualitas dan serius pula mengajar, saya yakin Padang Selatan banyak menghasilkan qori dan qoriah yang bermutu pula. Tidak akan ada lagi barangok ka lua badan," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Robert juga berpesan kepada guru TPQ/TQA yang ikut pelatihan agar serius mengikuti kegiatan yang dilangsungkan sehari penuh tersebut. Diharapkan peserta dapat 'melahap' materi yang diberikan nara sumber dengan baik.

Sementara itu, panitia pelaksana kegiatan yang juga Kasi Kesos Padang Selatan, Maswita menyebutkan, pelatihan itu diikuti 100 guru TPQ/TQA se-Padang Selatan.

Pelatihan itu menghadirkan tiga nara sumber, Ketua BKS TPQ TQA Kota Padang, Muhammad Darnalis dengan materi "Dinamika Kelembagaan TPQ/TQA", Wardas Tanjung dengan materi Tahsin Qiratil Quran (membaikan bacaan Alquran) dan Kabag Kesra, Jamilus dengan judul materi "Peran Pemko Padang terhadap lembaga TPQ/TQA."(andri)

Hadapi Lebaran 1439 H, Jasa Raharja Sumbar Bantu Sarana Pencegahan Kecelakaan

Diposkan oleh On Juni 06, 2018

>

SIMBOLIS - Kacab PT Jasa Raharja Sumbar, Bambang Panular menyerahkan secara 
simbolis sarana pencegahan kecelakaan kepada Kapolda Irjen Fakhrizal di lapangan 
Imam Bonjol, Rabu (6/6). (humas jr/doni firmansyah)

Padang, fajarsumbar.com - Dalam rangka menghadapi Lebaran 1439 H, PT Jasa Raharja Sumbar menyerahkan bantuan sarana pencegahan kecelakaan kepada kepolisian daerah Sumbar, seusai apel gelar pasukan operasi Ketupat Singalang 2018 di Lapangan Imam bonjol, Padang, Rabu (6/6).

Bantuan itu berupa jas hujan, stick cone, senter polisi beserta baterai, traffic cone, barikade dan rompi scotlight dengan total keseluruhannya 1.670 pieces. Secara simbolis bantuan itu diserahkan Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sumbar, Bambang Panular yang diterima Kapolda Sumbar, Irjen Fakhrizal.

Bantuan sarana pencegahan kecelakaan itu dimaksudkan untuk membantu kepolisian dalam pelaksanaan pengamanan demi kelancaran arus lalu lintas.  “Ini bentuk dukungan Jasa Raharja pada tugas kepolisian yang selalu bersiaga mengamankan lalu lintas untuk meminimalisir angka kecelakaan,” ujar Bambang Panular.

Menurutnya, bantuan itu bukti konkret terhadap rencana umum nasional keselamatan lalu lintas angkutan jalan yang dicanangkan oleh presiden pada tanggal 11 Mei 2011 lalu. Ini sebagai bukti Indonesia mengambil sikap mendukung Decade of Action for Road Safety yang dicetuskan oleh PBB.

Jasa Raharja sebagai perusahaan yang menjamin korban kecelakaan lalu lintas berperan aktif dalam beberapa kegiatan yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Terutama dalam menghadapi Lebaran 1439 H.

Menurutnya, untuk mengantisipasi tingginya tingkat mobilitas masyarakat yang biasanya diikuti pula kasus kecelakaan, Jasa Raharja melaksanakan beberapa hal. Di antaranya,menyiapkan pelayanan, membuka posko pelayanan PAM Lebaran 2018 periode H-7 s/d H+7 dengan tugas pokok melakukan monitoring terjadinya kecelakaan, memantau korban kecelakaan yang dirawat di rumah sakit/puskesmas.

Melakukan koordinasi dengan mitra kerja dan mengambil langkah pelayanan untuk melengkapi dokumen persyaratan guna mempercepat proses pembayaran dana santunan. Mendirikan pos pelayanan kesehatan cuma-cuma di lokasi strategis, seperti di pelabuhan, bandara, stasiun dan terminal penumpang,

Mengoperasikan mobil unit keselamatan lalu lintas dan mobil unit pelayanan keliling. Selain itu, Jasa Raharja juga memasang spanduk peringatan lalu lintas pada tempat strategis untuk memberikan dampak terhadap tindakan antisipatif para pengguna jalan. (andri)

Korban Perampokan Diperiksa Intensif

Diposkan oleh On Juni 05, 2018

>


Bukittinggi, fajarsumbar.com - Tiga korban perampokan uang milik Bank Mandiri Syariah (BSM) Cabang Pembantu Aur Kuning Bukittinggi masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Bukittinggi, Selasa (5/6). Mereka adalah Hendra (staf BSM), Jakfar Sinaga (security) dan Sardi (sopir).

Ketiga orang tersebut menjadi korban perampokan ketika mengantarkan uang sebesar Rp3,5 miliar ke Bank Nagari Paya kumbuh, Senin (4/6). Kepolisian memburu siapa pelaku perampokan tersebut.

“Saat ini ketiga korban masih dimintai keterangan sebagai saksi oleh  Satreskrim Polres Bukittinggi terkait perampokan yang dialaminya saat mengantarkan uang milik BSM ke Bank Nagari Payakumbuh,” kata Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana kepada wartawan di Mapolres setempat.

Menurut Arly, pihak kepolisian akan berusaha untuk mengungkap kasus perampokan itu secepatnya. Karena  petugas terus mendalami kasus itu dengan mengorek keterangan dari korban.

Selain itu dalam menangani kasus itu pihaknya juga sudah dibantu oleh Ditreskrim Polda Sumbar dan Polres Payakumbuh. “Kasus ini sangat menonjol, karena kerugiannya sangat besar sehingga untuk menangani ini, Polres Bukittinggi di-back-up oleh Polda Sumbar dan Polres Payakumbuh,” ujarnya.

Ia menambahkan, agar kasus serupa tidak terulang, pihaknya juga sudah  membuat surat imbauan kepada pihak perbankan supaya lebih berhati-hati dan meminta pengawalan dari pihak kepolisian jika membawa uang dalam jum lah besar.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Rahmad Natun menga takan, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari BSM, terkait pengiriman uang tanpa pengawalan polisi.

Menurut Rahmad Natun, pihak bank swasta jika mengirimkan uang di bawah Rp5 miliar boleh dilakukan pengawalan dan boleh tidak dikawal. “Dari keterangan pihak BSM jika mengirimkan uang di bawah Rp5 miliar boleh dikawal boleh tidak. Namun pada kasus ini pihak BSM telah mengasuransikan uangnya di asuransi Japindo,” ungkapnya.

Kapala BSM Cabang Bukittinggi maupun Kepala BSM Cabang Pembantu Aur Kuning belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi.

Satpam BSM Cabang Bukittinggi mengatakan, pimpinannya sedang keluar. Sementara Satpam BSM Cabang Pembantu Aur Kuning mengatakan, pimpinannya belum bisa diwawancarai.

Pantauan wartawan di Mapolres Bukittinggi, Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Erdi Adrimurlan Caniago bersama anggotanya telihat sudah berada di Mapolres Bukittinggi untuk membantu Polres Bukittinggi dalam mengungkap kasus perampokan tersebut.

Bahkan Kombes Pol Erdi Adrimurlan Caniago  juga telah menggelar pertemuan dengan Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly  Jembar Jemhana guna membicarakan kasus tersebut.

SOP pengawalan
Kepala Perwakilan Wilayah Bank Indonesia (BI) Sumbar, Endy Dwi Tjahjono mengakui, SOP pengawalan dari Brimob bekerja sama dengan BI memang ada. Terutama jika perbankan mengambil atau menyetorkan uang dari/ke BI diwajibkan untuk meminta pengawalan dari pihak kepolisian.
Departemen Pengelolaan Uang (DPU) BI dan Brimob sudah menandatangani MoU terkait hal ini dan sudah mensosialisasikan dengan pimpinan perbankan dan Apjatin.

“Terkait dengan berita mobil BSM yang dirampok dan tanpa pengawalan pihak kepolisian berarti mereka tidak patuh dengan SOP yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian,” katanya kepada Singgalang tadi malam. (gindo)

 Saatnya Murid Membahagiakan Guru

Diposkan oleh On Juni 05, 2018

>


PADANG – Gurat ceria tergambar pada raut Kamsinar. Seolah sedikit menghapus kerut yang terpatri di wajahnya yang sudah memasuki usia senja, 77 tahun.

Dua mantan siswanya dari Angkatan 1975 memapah perempuan baya itu untuk menerima sembako dari lelaki dan perempuan yang juga sudah menua.

“Saya bangga dan sangat bahagia melihat mereka mau peduli dengan sesama. Kebetulan saya tinggal tak jauh dari Masjid Afdal ini dan dijemput mereka untuk menyaksikan bakti sosial mereka kepada warga kurang mampu di sini. Alhamdulillah,” ujar Guru Aljabar itu.

Kamsinar mengungkapkan, perhatian murid-muridnya di SMP 2 Padang bukan hanya pada saat berbagi dengan sesama di RW VI Kelurahan Air Tawar Barat itu saja. Kamsinar pun menceritakan dia diikutkan dalam sejumlah acara yang digagas orang-orang yang pernah dididiknya dulu, baik di Padang maupun Jakarta.

Bahkan operasi yang baru-baru ini ditangani lansung oleh sang murid yang kini sudah jadi dokter yang keahliannya sudah diakui banyak orang. “Bagi seorang guru, tiada kebahagiaan yang melebihi segalanya saat melihat para murid atau siswanya sukses menggapai cita-citanya dan mau menjadi orang yang bermanfaat bagi sesame,” tegasnya.

Kegiatan pada Sabtu 2 Juni 2018, pagi itu, pun merupakan momen istimewa bagi alumni SMP 2 Padang Angkatan 75. Ini kegiatan perdana dan bisa menghimpun 200 paket sembako @125.000. Pendistribusiannya pun dimudahkan di bawah koordinasi Ketua Masjid AMY Dt Garang yang didapuk menjadi warga kehormatan Alumni SMP 2 Padang, khususnya angkatan 75.

“Alhamdulillah, kami yang berhimpun ini meski jumlahnya kecil bisa mengumpulkan kelebihan rezeki dari teman-teman seangkatan. Sudah sangat menggembirakan untuk kegiatan perdana. Kami punya impian tahun depan bakal menghimpun minimal 400 paket,” ujar Ketua Alumni SMP 2 Padang Angkatan 1975, Desmadi Idrus.

Dikatakan pria yang akrab dipanggil Didit itu, dia dan angkatannya sangat bersyukur bisa merealisasikan bantuan sosial. Aksi spontan dari sekitar 40 orang rekan alumni di bawah koordinasi Refri dalam waktu cepat bisa mengumpulkan dana yang dikonversikan ke 200 paket sembako.

Masing-masingnya berisi, minyak goreng, sirop, gula pasir, mentega, mie instan dan satu lapiak telur ayam. Sebanyak 170 paket dibagikan kepada warga RW IV dan 30 sisanya diberikan kepada rekan-rekan alumni yang juga membutuhkannya. Untuk pengikat tali silaturahim dengan mereka lebih erat lagi, sehingga mereka tahu kawan-kawan mereka peduli dan tetaplah sahabat.

Ketua RW VI, Wage Sevenus Yanora, menyebutkan kepedulian Alumni SMP 2 Angkatan 75 terhadap warganya ini sangat membantu. Warga yang bakal menerima bantuan sembako itu merupakan kategori sangat-sangat membutuhkan.

“Ini meringankan beban warga kami dalam bulan puasa dan persiapan jelang lebaran 1439 H ini. Semoga bapak-ibu alumni sehat selalu dan rezekinya terus meningkat hingga bisa membantu lebih banyak lagi warga kami di sini,” ungkapnya berharap. (andri)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *