Ikhtiar Mensukseskan Program Tahfzi 100 hari Kerja Kepala Daerah -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Ikhtiar Mensukseskan Program Tahfzi 100 hari Kerja Kepala Daerah

Rabu, 31 Maret 2021
H. Naharudin

Sarilamak, fajarsumbar.com - Program Tahfiz Al-Quran bagi peserta didik di satuan Pendidikan Dasar menjadi salah satu program strategis yang dicanangkan oleh Kepala Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati yang baru dilantik beberapa waktu yang lalu. Dalam upaya mendukung serta mensukseskan program tersebut, Kementerian Agama bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lima Puluh Kota, melalui Kelompok Kerja Guru Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Harua (31/03) mengelar pelatihan pembelajaran Tahfiz bagi guru PAI Se-Kecamatan Harau bertempat di Koperasi Dekdikbud Harau. 


H.Naharudin Kakan Kemenag Lima Puluh Kota dalam arahnya menyampaikan,”Atas nama pimpinan lembaga, program Tahfiz ini perlu mendapat dukungan dari seluruh stakeholder yang ada, khusunya guru PAI yang menjadi ujung tompok pelaksananya disatuan pendidikan. Program tahfiz seperti ini merupakan kerinduan yang telah lama kita dambakan bersama dalam memebentuk karakter peserta didik yang ber-ilmu, ber-iman dan ber-ahklak mulia”, terang alumni Candung ini.

Lebih lanjut disampaikan,”Dalam ikhtiar penguatan program Tahfiz di santuan pendidikan,  kedepanya perlu dipikirkan bagaimana strategi agar program tersebut masuk kedalam struktur baku kurikulum satuan pendidikan, hal tersebut perlu dilakukan agar tenaga pendidik yang mengampui program Tahfiz diakui jam tersebut sebagai jam tatap muka pembelajaran PAI”, harap Kakan Kemenag.

Dalam rangka menwujudkan hal diatas lanjut Kakan Kemenag, ”Seluruh stakeholder perlu menyiapkan konsep yang matang untuk diteruskan kepada Pemerintah Daerah dan pihak terkait lainya agar program Tahfiz tersebut memiliki payung hukum yang jelas dalam pelaksnaanya”, tegas Bapak mudah senyum ini.

Terakait dengan eksistensi KKG PAI Kakan Kmenag menjelaskan,”KKG PAI sebagai kelompok yang dibangung berdasarkan keprofesionalan diharapkan tampil sebagai wadah meningkatkan kompetensi guru PAI, ini merupakan nyawa dari KKG PAI yang harus tetap dijaga dan ditingkatkan”. Saya berharap melaui momentum hari ini koordinasi serta kerjasama kita semua kedepanya dapat dijaga dan ditingkatkan kearah yang lebih baik lagi”, pungkas Kakan Kemenag.

Sementara itu, Hj.Indrawati Kepala Dinas Pendidikan dan Kebuyaan Lima Puluh Kota dalam sambutanya menyampaikan,”Apresiasi sekaligus rasa bangga dengan terlaksananya kegiaatn strategis hari ini, “Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan komptensi guru PAI dalam mengelola program Tahfiz di satuan pendidikan masing-masing”.

Disampaikan juga, ”Salah satu tantangan terbesar abad melinia dalam dunia pendidikan adalah memastikan seluruh peserta didik memiliki kompetensi spripualitas yang baik dalam membangung karkter bangsa yang baik, oleh sebab itu menurut hemat saya “Program Tahfiz merupakan salah satu upaya untuk mewariskan kompetensi spritual kepada genarasi penerus bangsa’, jelas Srikandi Blok M ini.

Terkait dengan upaya memasukan program Thafiz kedalam kurikulum satuan pendidikan, Hj.Indrawati menjelaskan,”Ini merupakan keinginan bersama yang perlu kita kaji lebih dalam agar tersedia legal standing yang jelas, untuk memauskan program Tahfiz kedalam kurikulum satuan pendidikan, saya mengajak kita semua untuk melakukan kajian yang holigistik dalam mewujudkan hal tersebut”, simpul Hj.Indrawati.(ul)